Review

Kamis, 23 April 2015

Terminal Perparkiran



­­TERMINAL PERPARKIRAN

BAB I

PENYELENGGARAAN TERMINAL

A.    Dasar Hukum
Dalam penyelenggaraan terminal harus di pedomani:
1.     Pasal 9 Undang-undang no 14 Tahun 1992 tentang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan
2.  Peraturan Pemerintah Nomor: 22 Tahun 1990 tentang Penyeranan Sabagian Urusan Pemerintah Dalam Bidang Lalu-Lintas di Angkutan Jalan Kepada Daerah Tk.I dan Daerah Tk.II
3. Keputusan Bersama Menteri Perhubungan dan Menteri Dalam Negeri Nomor: (KM.200/HK.004/Phb-85) 41 Tahun 1985 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 1985 dan Penataan Kembali Fungsi Terminal
4.   Keputusan Bersama Menteri Perhubungan dan Menteri Dalam Negeri Nomor: KM.109 Tahun 1990 dan Nomor 95 Tahun 1990 tentang P elaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor: 22 Tahun 1990 tentang Penyerahan sebagian urusan Pemerintahan dalam bidang Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan Kepada Daerah Tk.I dan Daerah Tk.II
5.  Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 82 Tahun 1990 tentang Retribusi Terminal Angkutan Penumpang
6.    Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan darat nomor L.1/1/11 tanggal, 22 Februari 1986 tentang Petunjuk Pelaksanaan Kegiatan Jajaran Lalu-Lintas dan Angkutan Jalan Raya (LLAJR) sebagai tindak lanjut keputusan bersama Menteri Perhubungan dan Menteri Dalam Negeri Nomor (KM.200/HK.004/Phb-85) 41 Tahun 1985

Jumat, 01 November 2013

Struktur Kayu



SIFAT DAN KEGUNAAN 120 JENIS KAYU PERDAGANGAN INDONESIA



  1. PENGANTAR

Tulisan ini dibuat utamanya adalah untuk dibaca masyarakat umum, agar informasi yang ada di dalamnya dapat diketahui dan dimanfaatkan sesuai kebutuhan. Sumber Data dan Informasi yang tertuang dalam tulisan ini adalah Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan Bogor.
  1. PENGERTIAN TENTANG STRUKTUR KAYU
Struktur kayu merupakan suatu struktur yang elemen susunannya adalah kayu. Dalam perkembangannya, struktur kayu banyak digunakan sebagai alternatif dalam perencanaan pekerjaan-pekerjaan sipil, diantranya adalah : rangka kuda-kuda, rangka dan gelanggang jembatan, struktur perancah, kolom, dan balok lantai bangunan.

Pada dasarnya kayu merupakan bahan alam yang banyak memiliki kelemahan struktural, sehingga penggunaan kayu sebagai bahan struktur perlu memperhatikan sifat-sifat tesebut. Oleh sebab itu, maka struktur kayu kurang popular dibandingkan dengan beton dan baja. Akibatnya saat ini terdapat kecenderungan beralihnya peran kayu dari bahan struktur menjadi bahan pemerindah ( dekoratif ).

Namun demikian pada kondisi tertentu ( misalnya : pada daerah tertentu, dimana secara ekonomis kayu lebih menguntungkan dari pada penggunaan bahan yang lain ) peranan kayu sebagai bahan struktur masih digunakan.
Pengawetan adalah daya tahan kayu terhadap serangan hama yaitu serangga dan jamur.
Kekuatan adalah daya tahan kayu terhadap kekuatan mekanis dari luar, antara lain : daya dukung, daya tarik, daya tahan dan sebagainya.
Kelas Awet adalah tingkat kekuatan alami sesuatu jenis kayu terhadap serangan hama dinyatakan dalam kelas awet I, II, III. Makin besar angka kelasnya makin rendah keawetannya.
Kelas Kuat adalah tingkat ketahanan alami suatu jenis kayu terhadap kekuatan mekanis (beban) dinyatakan dalam Kelas Kuat I, II, III, IV dan V. Makin besar angka kelasnya makin rendah kekuatannya.

Minggu, 21 April 2013

Rangkuman Etika Rekayasa Part II


Perencanaan dan Analisa Operasional Konstruksi memerlukan beberapa tahap, yaitu :
1.      Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK)
-          SPMK diterbitkan oleh pejabat pembuat komitmen selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak
-          Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak

2.      Pre Construction Meeting (PCM)
-          PCM adalah rapat persiapan pelaksanaan kontrak selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal diterbitkannya SPMK
-           Pejabat Pembuat Komitmen bersama-sama unsur perencana, unsur pengawas dan unsur pelaksana menyusun rencana pelaksanaan kontrak, beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam PCM adalah :
Ø  Organisasi kerja
Ø  Tata cara pengaturan pekerjaan
Ø  Jadwal peaksanaan pekerjaan
Ø  Penyusunan program mutu, dan lain-lain

Minggu, 28 Agustus 2011

Etika Rekayasa


RANGKUMAN ETIKA REKAYASA

Dalam melakukan suatu perencanaan, perlu melewati 4 tahapan untuk mencapai sasaran, yaitu :
-          Tahapan study kelayakan
Tahapan study kelayakan juga terbagi atas dua yaitu :
Ø  Pra study kelayakan
Tujuan dari melaksanakan pra study kelayakan untuk mengetahui apakah dalam pencarian informasi data perencanaan diperlukan kegiatan penyelidikan pada data-data yang akan dijadikan bahan analitis selanjutnya apakah telah layak atau tidak.
Dalam arti layak maksudnya apakah kita sudah dapat melangkah ke study kelayakan, dan apabila tidak layak maka semua data yang diperoleh harus di ubah dari awal kembali.

FACEBOOK ON LOVE 2 By : Ifa Avianty


FACEBOOK ON LOVE 2
True Love Ways
By : Ifa Avianty

 Tak peduli apa kata dunia, Fadli, the crown prince of Kusharyawan Megah Grup tetap nekat menikah dengan the commoner Dayana a.k.a.Dea. Padahal cinta mereka tadinya justru berawal dari ‘permusuhan’ di halaman Facebook.
Berbagai peristiwa menguji pernikahan muda mereka, mulai dari kedatangan mantan-mantan pacar sang pangeran, permasalahan tiga anak mereka yang bukan darah daging Dea, hingga isu “status gelap” Fadli di masa lalu. Semuanya membuat Dea nyaris lelah bertahan.
Di saat-saat tertekan itulah, muncul seorang Chandra Wibawa, cinta pertama Dea saat masih SMA. Ia seorang lelaki kharismatik yang paling tulus dan pengertian yang pernah dikenal Dea. Mengetahui si jenius Chandra mesih sendiri, Dea pun berusaha menjodohkannya dengan Tita, salah satu sahabatnya di Geng Tikus Pengerat yang juga seorang “hantu Facebook”.
Akan tetapi, badai tak kunjung mereda di dalam rumah tangga Fadli dan Dea. Misteri dan tanya menjadi tumpang tindih. Apakah cinta lama akan bersemi kembali??.... Menjadi his Queen Fabiola lagi di hati Chandra??......

Rabu, 10 Agustus 2011

FACEBOOK ON LOVE By : Ifa Avianty

Gara-gara Facebook, Dayana dan Fadli akhirnya bertemu di dunia nyata. Takdir membawa Dayana alias Dea, Si imut, anggun, cuek tapi memiliki sifat pembangkang tingkat tinggi itu ke sebuah penerbitan yang dipimpin oleh Fadli, pria tampan bergaya aristokrat yang dikenal sebagai bos Killer.
Pertengkaran dan perdebatan bergulir. Pemberontakkan dan sikap keras Dea malah menyulut ketertarikan di hati Fadli, si Hantu Facebook. Hingga suatu hari, si bos menemukan dua bayi kembar terdampar di parking lot, dan memungutnya.
Lalu siapa yang bakalan dijadikan ibu bagi si bayi ini?? Apa mungkin Dea, si Miss Hepburn wannabe yang sebenarnya keibuan itu mau??
Gempuran massa lalu Fadli juga kembali datang menyergap. Jalan cinta kedua insane itu rupanya memang nggak semulus menulis status di Facebook.